Biarkan hari berlalu dengan segala lakunya,
Lapangkan dada atas segala Takdir-Nya,

Janganlah gundah dengan segala derita,
Karena cobaan dunia hanya sementara
,

Tangguhkan jiwa atas atas segala nestapa,
Hiasi diri dengan maaf dan sikap setia
,

Semua aib akan dapat tertutup dengan kelapangan dada,
Layaknya kedermawanan menutupi cela manusia
,

Tak ada kesedihan yang abadi, begitupun suka ria,
Dan tak ada pula cobaan yang kekal, begitupun riang gembira
,

Di depan musuh, janganlah engkau bersikap lemah,
Karena hinaan dari seteru adalah bencana
,

Dan jangan pernah berharap dari kikir durjana,
Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahaga
,

Rizkimu takkan berkurang karena ditunda,
Dan takkan bertambah karena lelah mencarinya
,

Bila engkau punya hati qanaah bersahaja,
Tak ada bedanya engkau dengan hartawan dunia
,

Bila kematian sudah datang waktunya,
Tak ada lagi langit dan bumi yang bisa membela
,

Ingatlah, dunia Allah sangat luas tak terhingga,
Tapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasa
,

Maka biarkanlah hari berlalu setiap masanya,
Karena kematian tak ada obat penawarnya
.


Syair Imam Syafi’i R.A
Terjemahan bebas oleh: Armansyah
Sumber: Khazânah al-Adab: 2/426
Adab al-Fuqahâ: 127-128
Jawâhir al-Adab: 665


Comments
0 Comments
 
SAMA SETIA © 2016 All Rights Reserved. Powered by Arlin, SKM
Top